JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menyatakan, polisi telah menahan 5 tersangka pengeroyokan yang menewaskan Muhidin alias Picu (35), Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu Tapak Jalak, Ruko Sabar Ganda Ceger Raya.
"Kepolisian kemarin (Kamis, 28/6/2012) telah menahan lima tersangka setelah memeriksa 13 orang yang berkaitan dengan kejadian itu," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Jumat (29/6/2012).
Rikwanto mengatakan, tersangka yang sudah ditahan itu adalah Mul (30), AJ (19), AKU (30), AAP (30), dan YM alias Sucan (19). Dari sekian orang yang diperiksa dan diduga terlibat, 5 tersangka itulah yang paling berkontribusi menghilangkan nyawa Muhidin. "Pelaku bukan hanya 5 orang, ada banyak yang ikut serta dalam pengeroyokan Muhidin. Ada yang ikut menusuk, menikam, memukul dan membacok," ujar Rikwanto. Para tersangka kini ditahan di Kepolisian Resor Tangerang Kabupaten dan masih dalam pemeriksaaan lebih lanjut.
Muhidin tewas setelah dikeroyok ketika massa dari salah satu organisasi masyarakat menyerbu pos FBR di Ruko Sabar Ganda, Jalan Ceger Raya Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (27/6/2012) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Penyerangan itu diduga melibatkan sekitar 50 orang yang diduga merupakan anggota ormas Pemuda Pancasila.
Pada saat kejadian, Muhidin dan sembilan rekannya berada di pos tersebut. Rekan-rekan Muhidin berhasil menyelamatkan diri. Adapun Muhidin tak sempat kabur dan menjadi sasaran amuk massa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang